MUNAS II APDOK PAI INDONESIA dan INTERNATIONAL CONFERENCE

Pengurus APDOK PAI Periode 2023-2027 hasil MUNAS II
Asosiasi Pengelola Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (APDOK PAI) Indonesia berhasil menyelenggarakan Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke-2 yang diselenggarakan pada tanggal 22-24Agustus 2023. Munas II diselenggarakan di Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Hotel Grand Nanggroe Aceh, Banda Aceh.
Munas II dihadiri oleh para pengelola Prodi S3 PAI di Indonesia. Hadir pada acara Munas tersebut, Ketua APDOK PAI Indonesia Periode 2019-2023, Prof. Dr. H. Maragustam, M.A, Kaprodi dan Sekprodi S3 PAI UIN Sunan Kalijaga, Kaprodi dan Sekprodi S3 PAI UIN Ar-Raniry, Kaprodi S3 PAI UIN Maulana Malik Ibrohim, Perwakilan dari S3 PAI UIN Sunan Ampel Surabayar, Kaprodi S3 PAI UIN Datokrama Pali, Kaprodi S3 PAI UIN Antasari Banjarmasin, Kaprodi S3 PAI UIN Suska Riau, Kaprodi S3 PAI UNWAHAS Semarang, Sekprodi S3 PAI Universitas Muhammadiyah Malang, Sekprodi S3 PAI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kaprodi S3 PAI UIN Raden Fatah Palembang, dan Kaprodi S3 PAI IAIN Curup. Serangkaian agenda kegiatan dalam Munas II tersebut adalah International ConFerence, Laporan Pertanggungjawaban pengurus APDOK PAI periode 2019-2023 dan pemilih pengurus beru periode 2023-2027, forum group discussion (FGD) tentang keorganisasian dan kepemimpinan, kurikulum Prodi S3 PAI, dan penguatan Kerjasama.
Dalam Munas II APDOK PAI Indonesia, Ketua Program Studi Doktoral (S3) Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Dr. Silahuddin M.Ag., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Asosiasi Pengelola Program Doktor Pendidikan Agama Islam Indonesia (APDOK PAII) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam periode 2023-2027. Pada MUNAS juga ditetapkan Sibawaihi, M.Ag., M.A., Ph.D. sebagai sekretaris dari S3 PAI FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selanjutnya Dr. Ahmad Barizi, M.A. sebagai Wakil ketua dari UIN Maulana Maliki Malang, Dr. Ifada Retno Ekaningrum, M.Ag. sebagai bendahara dari Unwahas semarang, dan Dr. Sehat Ihsan Shadiqin, M.Ag. sebagai wakil sekretaris dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Sementara itu sebagai Pembina adalah Prof. Dr. H. Maragustam, M.A. dan Prof. Dr. H. Sukiman, S.Ag., M.Pd. disamping para Direktur Pascasarjan dan Dekan FITK. Selanjutnay koordinator Bidang Akademik, Prof. Dr. Kusaeri, M.Pd. dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Koordinator Bidang Penelitian Dr. Qolbi Khoiri dari IAIN Bengkulu, Koordinator Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dr. Sapiudin, M.Ag. dari UIN Syarif Hidayatullah dan Koordinator Bidang Kerjasama Dr. Fahmi Hamdi, LC. MA dari UIN Antasari Banjarmasin.
Kegiatan Munas diselenggaran bersamaan dengan International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) ke-4 tahun dan International Conference of Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) ke-9. Ketua pelaksana Sehat Ihsan mengatakan, Munas ke II tersebut mengusung tema “Memperkuat Kolaborasi Prodi S3 PAI Menuju Akreditasi Unggul”. Tema tersebut diangkat sebagai upaya menjaga silaturrahmi antar sesama pengurus Program Doktor Pendidikan Agama Islam seluruh PTKI di Indonesia, serta musyawarah dalam penyamaan persepsi dalam penyusunan kurikulum Prosi S3 PAI kedepannya.
Kegiatan Munas dan International Conference tersebut akan dibuka di pendopo Gubernur Aceh. Dalam kegiatan audiensi diantaranya yaitu rektor dan jajaran panitia, Pj. Gubernur Aceh Ahmad Marzuki. Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam, Dr. Silahuddin, M. Ag menyampaikan harapannya terkait penyelenggaran Munas APDOK PAI Ke-II dapat mempererat silaturrahim diantara pengelola pendidikan agama islam di Program Studi Doktor PAI seluruh indonesia. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat silaturrahim diantara pengelola Pendidikan Agama Islam di Program Studi Doktor PAI seluruh indonesia, penyebaran pengurus APDOK PAI, sekaligus ajang penyamaan persepsi dalam pengembangan kurikulum yang digunakan dalam program doktor PAI. Kemudian, Direktur Pascasarjana Prof. Eka Srimulyani, MA., Ph.D menekankan bahwa Munas merupakan momentum yang sangat berharga untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan agama islam, yang berimpilikasi terhadap kualitas, dan pengembangan PAI kedepannya untuk menuju akreditasi unggul.