Prof. Dr. Sukiman Jadi Narasumber PPPAI Lounge: Bahas Penilaian PAI yang Bermakna
Flayer Kegiatan PPPAI Lounge
Yogyakarta: 20 Oktober 2025. Prof. Dr. Sukiman, M.Pd. menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan PPPAI Lounge, sebuah forum diskusi dan berbagi gagasan seputar pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diselenggarakan secara daring.
Kegiatan PPPAI Lounge ini mengangkat tema besar penilaian dalam Pendidikan Agama Islam dengan fokus pada pendekatan yang lebih bermakna, humanis, dan berorientasi pada proses pembelajaran. Acara dilaksanakan pada Senin, 20 Oktober 2025, pukul 09.00–11.30 WIB, melalui Zoom Meeting.
Dalam paparannya, Prof. Sukiman menyampaikan materi berjudul “Konsep Penilaian PAI yang Bermakna (Meaningful Assessment)”. Ia menegaskan bahwa penilaian dalam PAI tidak seharusnya dipahami semata sebagai aktivitas mengukur capaian kognitif, melainkan sebagai proses reflektif yang mampu mendorong pertumbuhan spiritual, sikap, dan perilaku peserta didik. Menurutnya, penilaian yang bermakna harus memberikan umpan balik konstruktif serta menjadi bagian integral dari proses pembelajaran.
Selain Prof. Sukiman, PPPAI Lounge juga menghadirkan sejumlah narasumber lainnya, yakni Dr. Kharisul Wathoni yang membawakan topik “Menilai adalah Mengapresiasi”, Dr. Busahdiar dengan materi “Penilaian PAI yang Bermakna”, serta Dr. Nurul Azizah yang mengulas secara khusus tentang penilaian autentik dalam pembelajaran PAI.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif ini memberikan ruang bagi peserta untuk memahami berbagai perspektif penilaian PAI, mulai dari pendekatan filosofis, konseptual, hingga implementasi praktis di kelas. Para narasumber sepakat bahwa transformasi penilaian PAI menjadi lebih bermakna merupakan kebutuhan mendesak untuk mendukung pembelajaran yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter.
PPPAI Lounge diikuti oleh pendidik, dosen, mahasiswa, serta pemerhati Pendidikan Agama Islam dari berbagai daerah. Melalui forum ini, PPPAI diharapkan dapat terus menjadi ruang inspiratif dalam mendorong inovasi dan penguatan praktik pembelajaran PAI yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.