Dr. Nur Rizqiyah Al Karimah Mempromosikan Konstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam K.H. R Asnawi Kudus

Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mempromosikan secara terbuka Doktor PAI yang ke-23. Gelar Doktor ini diraih oleh Nur Rizqiyah Al Karimah (NIM. 19304016004) dengan judul Disertasi: “Konstruksi Pemikiran Pendidikan Agama Islam K.H.R. Asnawi”. Ujian Promosi Doktor dilaksanakan pada hari Jum’at, 17 Januari 2025.

Ujian Promosi Doktor dilaksanakan di Aula Pertemuan Lantai 3 Gedung PPG FITK UIN Sunan Kalijaga, Sambilegi, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Dalam ujian ini, yang bertindak sebagai Ketua Sidang adalah Prof. Dr. Sukiman, M.Pd. (Kaprodi Doktor PAI) dan sekretaris sidang oleh Dr. Muhajir, M.S.I. (Kaprodi Doktor PBA). Kedua promotor adalah Prof. Dr. Maragustam, M.A. dan Prof. Dr. Sembodo Ardi Widodo, M.Ag. (Guru Besar FITK). Para penguji adalah Dr. Usman, S.S., M.Ag., Dr. Ahmad Arifi, M.Ag., Dr. Suwadi, M.Ag., M.Pd. dan Dr. Arif Budi Raharjo, M.Si. (Dosen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

Disertasi yang berhasil dipertahankan ini bertujuan untuk (1) menemukan konstruksi pemikiran K.H.R Asnawi tentang Pendidikan Agama Islam (PAI), (2) menganalisis posisi pemikiran Pendidikan Agama Islam (PAI) K.H.R Asnawi dalam peta aliran pendidikan Islam, serta (3) menganalisis relevansi pemikiran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam karya K.H.R Asnawidi era kontemporer. Penelitian ini merupakan kajian literatur yang berfokus pada studi pustaka dengan pendekatan filosofis, sosiologis, dan sejarah. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan didukung wawancara dan observasi. Sumber primer pada penelitian ini yaitu karya-karyaK.H.R Asnawi di antaranya kitab Jawab Soalipun Mu’taqad, kitab Tauhid Jawan, Faṣalatan, dan Syi’iran Nasihat. Observasi dilakukan di Madrasah Qudsiyyah dan pondok pesantren Raudlatuth Tholibin. Wawancara kepada keluarga dari K.H.R Asnawi. Metode analisis data menggunakan reduksi data, klasifikasi data, display data, interpretasi data, dan pengambilan kesimpulan.

Hasil penelitian menemukan bahwa: Pertama, Pertama, pemikiran PAI K.H.R Asnawi dapat dikonstruksikan menjadi sebuah ilustrasi bangunan yang dinamakan “Rumah Perubahan” yang terdiri dari: filosofi dasar yang dianalogikan sebagai fondasi rumah. Tujuan pendidikan dianalogikan sebagai rangka rumah yang terdiri dari berperilaku moderat, membimbing seseorang agar mampu mengutamakan keikhlasan serta mengutamakan keseimbangan dunia dan akhirat. Materi dianalogikan sebagai atap rumah yang terdiri dari tiga macam yaitu materi iman, akhlak dan ibadah. Metode penyampaian materi dianalogikan sebagai jendela, terdiri dari metode nasehat, keteladanan dan tanya jawab. Media dianalogikan sebagai perabot rumah yaitu buku. Evaluasi dianalogikan sebagai pintu rumah yang terdiri dari evaluasi ranah kognitif berbentuk tes uraian terbatas dan ranah afektif dengan bentuk evaluasi non tes yakni laporan diri. K.H.R Asnawi juga memotret pentingnya peranan pendidik dan peserta didik yang dianalogikan sebagai penghuni rumah, serta menyorot mengenai faktor penentu pendidikan berupa lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah yang dianalogikan sebagai lingkungan sekitar rumah. Kedua, pemikiran PAI K.H.R Asnawi jika ditelaah dengan pendekatan filsafat, maka posisi pemikiran PAI K.H.R Asnawi memiliki kecenderungan pada aliran religius-transformatif yang dilihat dari sisi ontologi, epistemologi, maupun aksiologi. Ketiga, pemikiran PAI K.H.R Asnawi ini relevan dengan pendekatan Deep Learning yang terdiri dari beberapa elemen, yaitu: (1) Mindful Learning untuk mengusahakan peserta bisa mencurahkan perhatiannya pada sesuatu yang dipelajari, (2) Meaningful Learning yang mendorong peserta didik bisa memahami makna hidupnya di dunia dan akhirat, (3) Joyful Learning yang menyenangkan dengan penyesuaian proses pembelajaran pada hal-hal baru sesuai dengan zamannya. Pemikiran PAI K.H.R Asnawi juga relevan dengan pengembangan madrasah di Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah Menara Kudus. Hal ini bisa dilihat dari sisi landasan filosofis, tujuan, materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran, pendidik, peserta didik, dan lingkungan pendidikan.

Kata Kunci:Konstruksi,Pemikiran, Pendidikan Agama Islam (PAI), K.H.R Asnawi