Dr. Andrianto Mempromosikan Konsep “Moderasi Islam Permisif” di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mempromosikan secara terbuka Doktor PAI yang ke-22. Gelar Doktor ini diraih oleh Andrianto (NIM. 19304016002) dengan judul Disertasi: “Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam di Universitas Negeri Yogyakarta”. Ujian Promosi Doktor dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Januari 2025.

Ujian Promosi Doktor atau Ujian Terbuka ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Lantai 3 Gedung PPG FITK UIN Sunan Kalijaga, Sambilegi, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Dalam ujian ini, yang bertindak sebagai Ketua Sidang adalah Prof. Dr. Sukiman, M.Pd. (Kaprodi Doktor PAI) dan sekretaris sidang oleh Dr. Agung Rokhimawan, M.Pd. (Dosen FITK). Kedua promotor adalah Prof. Dr. Sutrisno, M. (Guru Besar FITK) dan Dr. Muqowim, M.Ag. (Dosen FITK). Para penguji adalah Prof. Dr. Sangkot Sirait, M.Ag, Dr. Sabarudin, M.Ag., Prof. Dr. Marhumah, M.Pd. dan Prof. Dr. Suyatno (Guru Besar dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)

Disertasi yang berhasil dipertahankan ini bertujuan untuk (1) menganalisis bagaimana paradigma moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), (2) bagaimana proses implementasi moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Negeri Yogyakarta, dan (3) bagaimana konstruk moderasi beragama dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah dosen PAI dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah kondensasi data, display data, kesimpulan, dan verifikasi. Sedangkan teknik uji keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi data.

Hasil penelitian menemukan bahwa: Pertama, paradigma moderasi beragama dalam PAI di UNY diterapkan melalui pendekatan inklusif, dialogis, dan kontekstual yang mengintegrasikan prinsip moderasi dalam kurikulum, pembelajaran, dan kegiatan lintas agama. Pendekatan ini bertujuan membentuk mahasiswa yang toleran dan berkomitmen terhadap nilai keadilan serta anti-ekstremisme. Kedua, proses implementasi moderasi beragama dalam PAI di UNY dilakukan melalui pembelajaran berbasis dialog interaktif, kajian kritis, dan pendekatan kontekstual, yang mencakup materi toleransi dan harmoni sosial. Di luar kelas, moderasi beragama diterapkan melalui kegiatan mahasiswa, seminar lintas agama, dan pelatihan kepemimpinan yang menekankan inklusivitas. Program mentoring Tutorial PAI juga memperkuat pemahaman agama moderat dengan melibatkan berbagai pihak untukmenciptakan dialog konstruktif. Ketiga, konstruk moderasi beragama dalam PAI di UNY menekankan Islam yang moderat, toleran, dan relevan melalui empat pilar: komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodasi budaya lokal. Implementasinya meliputi kurikulum, kebijakan, kegiatan mahasiswa, dan praktik sehari-hari. Tujuannya menciptakan "Moderasi Islam Permisif" yang menghargai kebhinekaan dan mempromosikan harmoni. UNY berkomitmen membentuk generasi moderat yang kritis dan menjaga kerukunan bangsa.

Kata Kunci: Moderasi Beragama, Pendidikan Agama Islam, Toleransi dan Keberagamaan