Kolaborasi PkM Dosen dan Mahasiswa Program Doktor PAI melalui Webinar Prodi S1 PAI UIN Sunan Kalijaga
Pemaparan Materi Webinar Oleh Prof. Dr. Sukiman, S.Ag., M.Pd.
Yogyakarta — Dosen dan mahasiswa Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) berkolaborasi dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) melalui partisipasi sebagai narasumber dalam webinar pendidikan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) S1 PAI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Minggu (10/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini berlangsung pada pukul 08.30–11.00 WIB dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Webinar ini diikuti oleh mahasiswa, akademisi, serta masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr. Sukiman, S.Ag., M.Pd., yang menyampaikan materi berjudul “Revitalisasi dan Transformasi Prodi Kependidikan Guru: Meningkatkan Daya Saing Lulusan Menuju Indonesia Emas 2045.” Dalam paparannya, beliau menguraikan sejumlah tema penting, meliputi visi Indonesia Emas 2045, penguatan sumber daya manusia unggul, pentingnya pendidikan berkualitas, problematika pendidikan guru, serta urgensi revitalisasi dan transformasi pendidikan guru.
Narasumber kedua, Hanasto, M.Pd., sebagai mahasiswa Prodri Doktor PAI memaparkan materi “Kompetensi Calon Guru Profesional di Era Teknologi Digital.” Ia menegaskan bahwa calon guru masa kini dituntut memiliki kompetensi pedagogik yang kuat sekaligus literasi digital, kreativitas, dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan diskusi berlangsung interaktif dan dipandu oleh moderator, Saudara JaisyI Jaifar Jahsyi, yang mengarahkan jalannya sesi tanya jawab secara komunikatif dan dinamis. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan kritis yang diajukan selama sesi diskusi. Webinar ini secara resmi dibuka oleh Ketua HMPS PAI Ahmad Fahmi Sadat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam membangun kesadaran serta kesiapan menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Program Doktor PAI tidak hanya memperkuat peran akademisi dalam pengembangan keilmuan, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas calon pendidik serta memperkuat kesiapan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.